Pages

Diberdayakan oleh Blogger.
 

Kamis, 15 Maret 2012

Keripik Setan Maicih, Tericih-icih...

0 komentar
Tahu dengan Keripik Maicih? Kalau anda belum tahu berarti belum gahuuul :D


Keripik Maicih, atau keripik setan, belakangan ini menjadi buruan para penggemarnya. Keripik singkong ini terkenal dengan rasanya yang pedas. Bentuknya seperti keripik singkong biasa, hanya saja ditaburi atau diselimuti dengan bubuk-bubuk lada yang terlihat dengan jelas. Ada beberapa level kepedasannya, dari level 1 - level 10. Semakin besar angkanya, semakin pedas dan terbatas serta semakin ditunggu-tunggu oleh penggemarnya.

Axl, pemilik dari Keripik Maicih ini menemukan resep Keripik Lada pedas dari seorang nenek-nenek. Seperti yg diutarakannya di DetikBandung, "Saya bertemu sosok emak-emak (Nenek-nenek,red) yang memang mempunyai resep keripik lada atau keripik setan yang rasanya enak".

Sontak saja, belum genap setahun Maicih berada di pasaran, keberadaannya sudah menjadi perbincangan banyak orang, terutama di Bandung. Kebanyakan dari mereka penasaran seperti apa pedasnya dari keripik singkong pedas ini. Dan jika anda telah mencobanya, anda akan dibuatnya merasa ketagihan dengan pedasnya camilan ini.

Dan tadi malam, di suatu Kedai Juice di Jogja, seorang teman, Gage, menyodorkan keripik yang baru saja dibelinya. Keripik Maicih level 10. Level 10 ini limited edition. Saya pun mencobanya, super pedas dan bikin nagih. Kampret! Sembari kepedasan, saya mencari informasinya di internet. Ternyata, di jejaring Facebookdan Twitternya, Maicih ini banyak penggemarnya. Dengan jumlah follower twitter 1962 orang dan 1000 orang yang menyukai di Page facebook, Maicih terbilang berhasil dalam menggaet pelanggan setianya di jejaring sosial.

Ada yang unik dalam pemasaran Maicih ini selain pedasnya keripiknya. Ada beberapa istilah-istilah yang digunakan untuk berkomunikasi ke pelanggannya. Seperti Emak(nenek) untuk pembuat keripik Maicih dan cucu untuk konsumennya. Jendral untuk reseller. 'Icihers' sebutan gaul penggemar Maicih. Ataupun istilah 'tericih-icih', untuk menggambarkan ketagihan akan pedasnya Maicih.




sumber :  http://www.sekarduside.com/2011/02/keripik-setan-maicih-tericih-icih.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar